Aceh Jaya adalah kabupaten pemekaran dari Aceh Barat, sebuah wilayah berbukit dan banyak pulau liar yang betebaran di lautnya. Aceh jaya dapat ditempuh dengan jarak dua jam dari kota Banda Aceh dengan menggunakan kendaraan bermotor. Tempat ini memiliki banyak objek wisata yang mengundang penasaran dan menyegarkan mata pengunjungnya. Aceh jaya adalah kawasan terparah yang diterjang tsunami 2004 silam. Saat ini kabupaten dengan ibukota Calang ini sudah mulai bangkit dan bersolek sebagai salah satu tujuan wisata setelah gerakan Visit Aceh digalakkan. Sebelum berkunjung ke sana, tak ada salahnya mengenal lebih dekat Aceh Jaya. Ini dia beberapa fakta tentang wisata Aceh jaya harus Anda tahu: 1. Banyak Peninggalan Sejarah Foto oleh Nita Juniarti Aceh Jaya merupakan daerah perbukitan dan dekat dengan laut. Tempat ini merupakan benteng pertahanan pada masa penjajahan. Ada beberapa peninggalan arkeologi di sini, salah satunya adalah nisan Meurehom Daya, seorang ...
Saat kebanyakan orang mencari kemewahan, terkadang yang sederhana itu justru menjadi hal yang tak terlupakan. Itu pelajaran yang saya dapat kala berkunjung ke Desa Penanggahan, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. *** Foto oleh Nita Juniarti Bus yang kami tumpangi parkir di seberang jalan dari arah penunjuk arah “Makam Papan Tinggi”. Makam Papan Tinggi adalah salah satu daya tarik dari desa ini. Dari Banda Aceh membutuhkan waktu selama 18 jam melalui jalur Pantai Barat-Selatan dan 20 jam dari Pantai Barat-Timur karena sering macet di Kota Medan. Dari parkiran kami harus menempuh jalan setapak yang hanya bisa dilalui penjalan kaki hingga sampai pintu masuk menuju makam sudah ditunggu oleh seorang penjaga makam. Sebelum masuk, kami harus membayar Rp. 2000/orang. Setelah perkampungan, tangga yang bertingkat-tingkat menjadi pemandangan yang terhampar sejauh mata memandang. Tangga tersebut yang mengantarkan pengunjung...
Pernah menonton film 5 cm? orang-orang yang ada di lingkungan positif dan bersahabat selama 10 tahun itu. Nah, ini Banggai Monsale berisi orang-orang nekad dengan modal semangat dan tubuh sedikit kuat mencoba pendakian meski tidak seperti gunung Sumeru tapi tanpa persiapan yang bisa saja meluncur ke jurang dan mati aku menamai perjalanan ke Pulau Dua kecamatan Balantak Selatan itu adalah perjalanan delapan mili meter. Kami berdelapan, seperti yang kuceritakan di awal. Mas Har orang yang berbadan besar dan sering naik gunung menjadi buddy bagi beberapa orang tapi jangan bicara dengannya jika ia sedang focus merekam video ia akan mencuekkanmu sampai kamu beku. Kak Ilin, orang yang selalu berfikir nanti kalau saya jatuh semua orang akan jatuh beruntun bahkan sudah memikirkan hal yang lebih jauh lagi dari pada itu. Kak Iin meski ia belum tentu bisa menyelamatkan orang yang jatuh ia selalu berusaha berteriak membe...
Komentar
Posting Komentar