Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Rahasia

Ada apa? Baik-baik dan bahagia di sana kan? Tanyanya melalui WA. Di sini baik, kerjaan sedang keren-kerennya  tapi lagi ada masalah di rumah. Berpuluh-puluh minggu WA itu tidak dibalas  lagi hanya centang biru. 🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥 Suatu siang yang cerah rahasia centang biru itu terungkap. "Adek tau, kenapa Uda tidak balas WA terakhir itu?" Perempuan itu menggeleng dan angkat bahu tidak peduli. "Mau tau?" "idak, kona tau? Kalo ala jadi rahasia Uda kona dicaritokan? Kalo ado luko sebab carito Uda baa?" Perempuan itu punya keyakinan, ada beberapa hal yang sudah lewat tidak usah dibahas lagi "betul idak usah carito?" Tapi akhirnya perempuan itu menyerah, ia menatap lekat suaminya, meminta diceritakan. "sebenarnya, Uda takut jika Uda tanya nanti adek curhat dan itu membuat kita dekat. Tentu saja itu akan menjadikan kita menempuh jalan menjemput jodoh dengan cara Allah tidak ridho. Padahal saat itu, sangat i

Sebuah Pengakuan

"Dek aku pinjam buku" "Dek, ngopi yok" "Dek, jumpa yok" "Dek, kalau jalan ajak-ajak aku ya" Aku jelas ingat semua kata-kata itu. 2014 lalu, aku mengenal lelaki itu. Awalnya tidak ada yang istimewa, kami hanya teman sekelas di kampus kedua. Namun, menjelang wisuda dan pertama sekali dia meminta pin BBM (dulu masih hits aplikasi ini) kemudian dilanjut dengan chat dan cerita-cerita, aku suka padanya. 2015 ketika wisuda dan dia juga ikut kami bercerita banyak, tentang keluarga sampai kisah cinta. Lalu, aku mengatakan padanya aku menyukainya. Perempuan mengungkapkan cinta? Memalukan? Tidak juga, aku cuma memberitahu aku suka dia dan bukan mengajak pacaran. Apa yang salah dari rasa suka? Namun, itu pertama sekali aku memakai prinsip bahwa jika suka ucapkan saja. Namun, lelaki itu selalu beranggapan aku bercanda. Waktu selanjutnya, kami berteman baik. Dia juga yang punya panggilan khas untukku, aku tidak mengigat ada orang lain yang m

Aku, Kau, Mamakku dan Umimu

Kemarin aku ngobrol sama Mamak dan Mamak yang nelpon aku , katanya via suara Apa? Aku hampir saja terjungkir, terbalik dan telempar di jurang yang dalam terus tidak bisa bangkit lagi. Aku benar-benar ngak paham lebih tepatnya gagal paham, kenapa mamak mengobrol dengannya via telepon? Padahal jelas aku sudah dua hari tidak ditelpon mamak.  Ah iya, sebelumnya aku mau memperkenalkan lelaki dalam tulisan ini. Aku dan dia berkenalan sekitar 2017 lalu. Pertemuan pertama kami di senja hari, mengobrol pertama sekali di teluk tepat di lapangan, diatas rerumputan dan saat itu hujan gerimis kemudian mereda. Beberapa kali pertemuan pertama itu terganggu oleh banyak orang, dari di cie-cie in sampai ada yang nongkrong duduk, mengobrol bersama. Lalu, pertemuan kedua di sebuah seminar penulisan lantas mengobrol saat melihat anak-anak bermain hujan di lampu merah. Kemudian saat nonton bareng hingga memutuskan saling menukar nomor handphone, semua pertemuan itu di kota yang sama. Setelah itu, s

Cara hemat ke Candi Borobudur

Saya pertama sekali mengunjungi candi borobudur tahun 2020. Motoran dari Jogjakarta. Nah, persoalan motoran itu hemat sekali jika Anda mahasiswa atau orang umum yang bisa bayar deposit. Nah, beberapa hal yang saya alami di Borobudur, saya tuliskan agar teman-teman bisa berjaga-jaga saat berkunjung. 1. Beli Tiket 2 paket tour sekaligus Ternyata di Candi Borobudur ada paket hemat. Borobudur terletak di Magelang sehingga untuk kesana bisa naik transfotasi umum atau naik motor. Kebetulan, kemarin saya berkendara dengan motor dari Jogjakarta sekitar 1 jam. Jd ke borobudur dulu, beli tiket sepaket terus bru ke prambanan. Tipsnya : mending 2 candi sekaligus bayarnya cuma 75 ribu. Kalo satu-satu 100 ribu dan datanglah di hari weekday biar tidak terlalu ramai pengunjung. 2. Bawalah botol minum Penting sekali membawa botol minum karena di Candi tidak ada yang menjual minuman. Di kompleks candi minuman harganya serba 10.000  untuk hemat dan juga mengurangi penggunaan plastik bisal