Langsung ke konten utama

Wisata Aceh



DIENGPLATEAU.COM - Pernahkah kalian mendengar Kabupaten Aceh Barat Daya Yang Terletak Di Kawasan Pantai Barat Selatan Aceh ? Jika belum, lihatlah di buku IPS kalian. Selain sarat dengan sejarah di wilayah ini juga terdapat tempat wisata keluarga yang terletak di kaki bukit barisan dan jauh di dalam hutan, tidak banyak orang luar yang mengetahui keberadaan tempat ini.

Keindahan alam disini cukup membuat Kita sadar, bahwa Tuhan menciptakan segalanya sempurna. Tidak ada yang mampu membuat copian dari ciptaan-Nya.

Wilayah ini sering di kunjungi oleh masyarakat setempat saat hari-hari besar islam, Cina dan berbagai perayaan lain seperti Rabu abeh dalam adat  Aceh, megang dan lain-lain.

Sangat cocok untuk picnic keluarga, airnya hijau begitu juga dengan alam di sekitarnya, tidak ada tanah longsor. Segar dan sejuk, alami lagi. Cocok untuk membuat sebuah survival atau sekedar berkemah.

Pesona babah dua,banda aceh


pantai ini, terletak di kawasan lampoh u”, banda aceh.
Ramai di kunjugi para penikmat alam local maupun para turis yang kebetulan singgah di daerah ini.

Airnya biru dan pasirnya putih, cocok untuk berjemur atau sekedr mencari karang untuk kesenangan.

Di sebelah kanan pasirnya yang putih terdapat sebuah gunung yang ada tebingnya, sangat cocok untuk orang yang hobby climbing, keindahan pantai bisa di nikmati melalui jambo yang tersebar di sekitar pantai tersebut.


Tempat tiduran nan nyaman dan bisa menikmati alam seraya memakan kelapa muda langsung dalam batoknya. pantainya mempersona seindah pantai dewata, hanya saja tempat ini tidak banya di ketahui orang dan tidak terlalu ramai seperti pulau dewata.

Terima kasih
Visit wisata islami ACEH iyha kawan

Naskah Oleh :

Nita juniarti
Jl.T.tanjung ii No. 15 ie masen kaye adang kecamatan syiah kuala Banda Aceh (23111) - Provinsi Aceh  Indonesia.
ID DPC : 29.02/29.03

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk ke Bendungan Brayen, Aceh Besar

Nita Juniarti AcehNews.net –  Bendungan Brayen merupakan hasil dari ekspresi keindahan alam dengan perbuatan manusia. Bendungan ini berada di Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh jaraknya sekitar 30 Kilomoter  dari Banda Aceh. Tidak sulit mencarinya, melewati jalur pantai Barat-Selatan, nanti Anda akan menemukan papan bertuliskan  “Wisata Brayen”. Kemudian dari arah pintu masuk tersebut Anda bisa terus berjalan ke lokasi wisata, lebih kurang 100 meter. Ada yang view yang indah saat Anda melintas di jalan masuk tersebut. Jalan lintasan masyarakat kampung yang masih alami ini akan memberi  landscape , sawah tadah hujan dan masyarakat yang berlalu lalang. Jika sedang musim hujan maka harus ekstra hati-hati saat melalui jalan ini. Nita Juniarti-Teman KPM PAR MAheng Biasanya tempat ini dikunjungi oleh keluarga, kaulah muda di hari libur khususnya pukul 15.00 yang paling ramai dikunjungi. Tiket masuknya hanya Rp2.000 per orang dan parkir dengan harga yang sama. Air s

Cerita Film : Jembatan Pensil

Film Jembatan pensil. Latar belakang dari film ini adalah suasana di perkampungan suku Muna, Sulawesi Tenggara. Menariknya, film yang mengangkat kisah Ondeng, si anak berkebutuhan khusus tapi selalu setia pada teman-temannya. Empat sekawan itu bernama Inal, Aska, Nia dan Ondeng berjuang mencari pendidikan dari guru mereka di sebuah sekolah gratis. Inal dan Ondeng sama-sama memiliki kekurangan fisik dan mental. Inal adalah anak tuna netra, sedangkan Ondeng terbelakang secara mental. Keterbatasan yang mereka miliki tak pernah sedikitpun melunturkan niat mereka mencari pendidikan. Ondeng, sangat pintar menggambar. Semua dia gambar salah satu gambarnya adalah jembatan yang sering di lewati oleh teman-temannya. Ondeng rajin sekali menabung, sebab jembatan yang teman-temannya lewati sudah sangat rapuh. Ia ingin menganti jembatan itu. Namun, uang Ondeng belum cukup untuk membuat jembatan malah suatu hari jembatan itu  rubuh saat mereka melintas. Ondeng yang rumahnya lebih jauh dan selal

Prasangka

  Meski sudah belajar banyak, meski sudah tau tips ini itu, sungguh tidak mudah bagi seorang perempuan mengatasi perasaannya sendiri, rasanya teramat mustahil baginya setiap kali ia mengalami guncangan perasaan. Jun dan Wi jarang bertengkar, selama LDRan, Dunia yang berada dalam resesi membuat mereka semakin kalut dengan pertahanan masing-masing. Rencana pernikahan harus ditunda, keadaan tidak memungkinkan. Biasanya salah satu dari mereka mengalah agar tidak terjadi pertengkaran hebat, tapi tidak malam itu, mereka sama-sama jenuh.  "Aku capek sekali, berusaha sebisa mungkin  untuk niat baik. Tapi barangkali kau memahaminya berbeda" teriak Jun diseberang sana  "Kalo kau capek : berhentilah" Wi balas berteriak "Cari uang untuk bisa melamarmu siang dan malam, yakinkan Umi, mama, kamu, dan bahkan meyakinkan dirimu juga aku, semuanya harus kulakukan sendiri. Aneh, bukannya kau yang terdengar ingin berhenti" "Dan aku ga pernah ada bersama kau?" "J