Postingan

Menampilkan postingan dengan label indonesia keren

Loinang : Refleksi Perjalanan

Gambar
Salah satu Sungai yang dilewati saat ke Loinang Pada bulan Juli 2017 lalu, lupa tanggal berapa, ada sebuah perjalanan mengesankan bagi saya. Perjalanan menuju dusun suku Loinang di Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan Kab. Banggai.  Jika dari Luwuk, sekitar 3 jam perjalanan naik motor, lalu memarkirkan motor diseberang sungai, kemudian menyelusuri sungai, hutan belantara, kira-kira 2.5 jam perjalanan. Sungai pertama, perbatasan dengan Batui 3 Menurut info, suku Loinang ini adalah suku Saluan juga. Suku pedalaman di Banggai, suku asli. Pengajar Muda angkatan 13 Banggai bersama relawan lainnya diajak oleh kak Rahmat Aziz, mendatangi suku Loinang. Suku ini menarik untuk dilirik, lebih jauh desanya terletak di Batui 3 tapi menyeberang sungai tanpa jembatan. Setelah sunggai untuk masuk desa harus melewati hutan belantara dengan jalan kaki satu jam. Jika lelah, kami beristirahat sejenak.  15 anak sekolah ke bawah dengan menyeberang sungai untuk mendatangi sekola...

Catatan sebuah Kota : Malang, kata kembali, dan Pamit dengan Layak

Gambar
Alun-Alun Malang Pesawat mendarat di Bandara Abdurahman shaleh setelah melalui turbelensi dan ada yang sakit di pesawat. Buru-buru antri di pengambilan bagasi, cuma ke kamar mandi kemudian buru-buru menjumpai pak Jupri, salah satu  Pegawai yang menjemput kami. Ini hari kami pertama di Malang, perjalanan kami di mulai. Kami tiba di Malang tanggal 11 Juli 2019, perjalanan di Malang di mulai dengan baik namun pamit dengan tidak biasa.  "sampai ketemu lagi" begitu kata ibu-ibu dan bapak guru. Rupanya 3 April 2020 kami harus pamit, mendadak dan dengan tidak layak. Malang, Kota besar yang tidak terlalu besar telah menjadi bagian dari kenangan. Datang sebagai Fasilitator untuk 10 sekolah. Masya Allah, kami diterima dengan baik di sana. Segmen ini, saya tidak menceritakan tentang kerjaan saya di sana. Saya ceritakan tentang kota itu saja. Kota Malang itu, benar-benar jadi jantungnya Jawa sih.  Mau mendapatkan lokasi instagramable bisa, gunung bisa, laut b...

9 Bulan setelah kegalauan : Penerbangan antara Domestik dan Internasional

Gambar
 Harga tiket turun, setiap harinya turun setelah wabah Corona melanda Indonesia, negara saya. Awalnya, ada wacana tiket diskon 70% di beberapa kota wisata. Saat ini, tiket memang murah tapi gelisah ingin melakukan perjalanan. Saya mau bercerita yang punya 9 bulan lalu.  Tiket melambung tinggi untuk perjalanan domestik, lima hari sebelum keberangkatan email panggilan wawancara kerja tahap dua masuk. Saya, yang konon pengen move on dan pengen merantau untuk belajar lagi akhirnya memutuskan untuk mencari cara agar bisa ke ibu kota. Bukan tidak betah dengan kerjaan sekarang tapi dalam jiwa saya ingin mencari pekerjaan sekaligus yang bisa mengantarkan saya kuliah suatu hari nanti. Tekad sudah ada, niat dipertebal, ibu mengizinkan, bismillah. Tanya sana-sini harga tiket, tetap tidak murah akhirnya memutuskan untuk mengambil perjalanan ke luar negeri dulu baru kembali ke Indonesia. Pasalnya, harga tiket ke luar negeri dulu dengan langsung dalam negeri bedanya sampai 400 ribuan...

RuBI Jember : Catatan Tentang Belajar

Gambar
"Menjaga semangat, terus belajar dan berada di lingkungan yang bisa menjaga semangat itu" ujar Cak Iqbal di malam terakhir RuBI Jember ketika aku dan dua teman lainnya masih setia nongkrong di depan teras rumahnya. Tahun lalu, ketika relawan narasumber dan dokumentator datang ke Aceh Barat Daya saya mengikrarkan janji dalam diri saya "tahun depan, saya harus menjadi narasumber dan punya rompi seperti mereka". Muluk? Jelas, apa sih yang saya punya sampai seberani itu. Namun, Allah maha baik. Doa setahun lalu itu di jawab, saya bisa mengikuti RuBI Jember, Jawa Timur. Apa yang saya beri? Mungkin tidak berarti, hanya demo yang pernah saya pelajari tentang media pembelajaran kreatif.  "Terima kasih mbak" seorang guru menyalami saya. Dug, saya terharu, saya kira materi saya belum berguna. "Terima kasih mbak, terus semangat" guru yang lain menyalami saya. "saya sama mbak ini, berguna sekali materinya" tapi si Bapak Guru h...

Wartawan Profesi tertua di Dunia dan Berat.

Gambar
Cisarua (22/4) pembukaan pelatihan peningkatan pemahaman hak konstitusional bagi warga negara dan wartawan se-indonesia, di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi jalan Puncak, KM.83, Cisarua Bogor telah di mulai. Peserta yang datang dari Aceh, Medan, Natuna, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua mengikuti tehnical meeting bersama kepala sekolah dan staff pusat pendidikan dan konstational. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama yang akan tetap berlangsung selama 5 tahun mendatang menurut MOU antara Mahkamah Konstitusi (MK) RI dengan Dewan Pers. Saat pembukaan, ketua panitia M. Guntur Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi menyebutkan bahwa peserta tahun ini harusnya 160 orang. Ia juga mengatakan bahwa Profesi wartawan sudah ada sejak manusia membutuhkan informasi. Adapun tujuan pelatihan ini dilaksanakan antara lain meningkatkan pemahaman, kesadaran dan ketaatan terhadap pancasila dan konstitusi. Meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi masyarakat mengenai konstitusi ...

Ujian Asik di Kelas Enci Nita

Gambar
Ujian? Harap senang dong, berikut beberapa tipsnya.  1. Pameran Soal Waktu itu pelajar IPA. Saya membuat pameran soal. Gampang sekali caranya, guru cukup membuat jumlah soal Uas misalnya 15 choice, 5 jawabalah dengan benar dan 5 isian. Namun, bedanya soal itu ditulis di kertas buram yang besar kemudian diberi gambar menarik (bisa juga diketik dan diprint poster) sehingga anak-anak mudah membacanya. Anak-anak dibagi kedalam 5 kelompok, setiap kertas berisi 5 soal dipasang diberbagai sudut ruangan boleh juga diluar kelas. Guru bertindak sebagai pemandu (buatan id card menarik untuk guru), siswa sebagai peserta pameran (buat name tag juga untuk siswa). Boleh juga soalnya diprint dan ditaruh pada setiap stand. Anak-anak dibawa guru untuk dijelaskan bagaimana cara mengisinya. Putaran musik/murattal Quran supaya anak-anak tetap berada di zona alpha. Ujian jadi tidak mengerikan bukan? Selamat mencoba, oh iya ini cocok untuk kelas besar yang sudah mengerti di arahkan dan sudah bis...

Teman

Gambar
Jika kau ingin harum maka bertemanlah dengan tukang parfum.  Hidup yang sudah dijalankan selama 25 tahun ini memang membuat kita bertemu dengan banyak orang, berteman ada yang menetap ada pula yang sekarang hilang. Punya teman jalan? Benar, ada teman jalan dan ada pula teman yang ketemu di jalan Teman volunter? Ada, yang hidup terus untuk orang lain. Saya punya teman begitu, rasanya luar biasa. Berjumpa dengan mereka akan menyebarkan semangat positif. Teman curhat? Ada, yang datang untuk curhat lalu hilang.  .  Ada banyak teman tapi ingat carilah teman yang akan menjadi jalan menuju Surga-Nya dan ridho-Nya. 

Lampung : Yang belum Selesai di Jelajahi

Gambar
Ada banyak ajakan disuruh pergi dari zona nyaman agar banyak pengalaman maka mari berpetualang. Nah, pertualangan paling drama itu ke Mesuji. Setelah penutupan Muara Enim Cerdas, malamnya berangkat naik kereta ke Palembang dan sampai terlalu cepat sehingga menggembel di stasiun Kertapati. Paginya menumpang buat rusuh di rumah Dikun sampai kejar-kejaran dengan waktu untuk mendapatkan travel ke Lampung. Perjalanan ke Mesuji di mulai jam 11 siang dari kampung empek-empek Palembang. Perjalanan baru bukan tentang menemukan mertua tapi tentang melipat jarak. Kalo ibunya bersedia dijadiin mertua boleh sih *apa sih nit. Bang Tim, bener kali ini aku ke rumahnya. 6 jam perjalanan naik travel dari Palembang. Satu jam lagi naik motor ke rumahnya berhubung hujan, jalan ke sana berubah jadi jalanan semendo, jalanan hendak ke batui dari bakong atau jalan ampera. Ternyata bang Tim ndak perlu jadi PM udah terlatih. Pantes waktu bonceng di Banggai dulu ndak pernah jatuh. "sebenarnya mau j...

Semoga Istiqamah

Gambar
Alhamdulillah sudah setahun Sigupai Mambaco, baca gratis setiap Minggu sore di Dermaga susoh berjalan. Tepat tanggal 7 Januari 2018 pertama sekali di Operasikan dengan sepeda motor, beberapa buku dan tikar kecil. Kemudian, Riffa membantu meminjamkan buku dan mencetakkan spanduk lalu beberapa teman : Gia, Kak War, Adek Randa mulai membantu pekerjaan rutin ini. Akhirnya keranjang yang menganggur di rumahpun jadi sasaran untuk mengatur buku-buku. Lalu, seperti keinginan yang didoakan terus menerus agar jalan jauh dan bukunya banyak, Tuhan cepat mengabulkan. Bulan April akhirnya ada becak lengkap dengan rak buku dari astra asuransi sekalian dengan buku dan peresmian wajah baru. Kemudian mulai menjelajahi Ujung Manggeng, Pantai Bali, Ie Dikila, Pantai Kuta Meurandeh, Pasir Putih Labuhan Haji, kunjungan ke sekolah SDIT Rabbani Quran School. Berkat Ridho Allah jualah tetap istiqamah di Dermaga Susoh selain agenda di atas. Buku-buku datang dari yang berbaik hati, dari pembaca Sigupai M...

Ranto Dedab : Cerita baru tentang Pulang

Gambar
26 November 2018 Pagi sekali, saya ditelpon oleh supir mobil jurusan Semendo. Saya dan Juju (salah satu officer Muara Enim Cerdas) yang akan ikut bersama terburu-buru mengangkat semua barang yang tersisa, kami harus chek out dari hotel karena lumayan socio survival itu seminggu. Perjalanan menuju SKB menjemput 11 calon guru Pengabdi setelah itu, baru perjalanan baru dimulai. ketika sampai di Pulau Panggung yang mempunyai pasar lumayan besar, Calon Guru Pengabdi diberikan uang kaget sebagai tantangan terhadap mereka, membeli segala sesuatu untuk keperluan selama seminggu di Ranto Dedab. Kelas Jauh Semendo Darat Ulu Selanjutnya begitu sampai disambut pula oleh hujan yang tidak selow, tantangan yang harus dihadapi oleh CGP adalah berjalan kaki dari Desa Segamit ke Dusun Ranto dedab yang normalnya bisa ditempuh selama 2 jam. Saya tidak ikut di sana, naik ojek saja saya rasanya sudah jantungan dengan jalan luar biasa tersebut. Namun, saya percaya mereka adalah CGP yang cukup tang...